KERAJINAN MONEL

Kerajinan monel adalah produk aksesoris dan kerajinan tangan berbahan dasar logam monel (paduan nikel-tembaga) atau baja putih yang tahan karat, tidak berubah warna, dan tidak menyebabkan alergi. Berpusat di Desa Kriyan, Jepara, kerajinan ini menghasilkan perhiasan seperti kalung, gelang, cincin, serta aksesoris lain (bros nama, gantungan kunci) hingga alat rumah tangga.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai kerajinan monel:

Pusat Produksi:

Sentra industri kerajinan monel yang terkenal berada di Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, Jawa Tengah.

Karakteristik:

Bahan monel dikenal awet, tidak berkarat/hitam, dan tahan lama. Sering digunakan sebagai alternatif perhiasan emas atau perak dengan harga lebih terjangkau.

Jenis Produk:

Aksesoris populer mencakup kalung, gelang, liontin, anting, cincin, dan bros dengan ukiran nama kustom. Beberapa produk khusus, seperti gelang, juga dipasarkan untuk membantu menstabilkan suhu tubuh bayi (anti step).

Harga:

Harga kerajinan monel sangat terjangkau, berkisar antara Rp7.000 hingga Rp120.000, tergantung kerumitan desain.

Pasar:

Produk dari Desa Kriyan telah menjangkau seluruh Indonesia bahkan mancanegara seperti Singapura dan Malaysia.

Produk ini diminati karena kemampuannya untuk dibentuk dengan detail rumit dan memberikan kesan mewah namun tahan lama